Wildlife Rescue Centre Jogja, Untuk Anda Pecinta Binatang

Wildlife Rescue Centre Jogja

https://ksmtour.com/media

Kulon Progo merupakan salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, yang memiliki beragam potensi daerah.

Salah satu potensi Kulon Progo adalah di bidang pariwisata. Salah satunya adalah Wildlife Rescue Center Jogja.

Wildlife Rescue Center adalah Pusat Penyelamatan Satwa Yogyakarta atau PPSJ.

Wildlife Rescue Center bergerak pada bidang konservasi satwa liar yang dilindungi dan terancam punah dan merupakan lembaga non profit.

Tujuan dibentuknya WRC ini adalah perlindungan dan penyelamatan satwa yang penanganannya dalam bentuk rehabilitasi.

Lokasi Wildlife Rescue Center Jogja 

Wildlife Rescue Center berada di Jalan Pengasih – Nanggulan, Derwolo, Kelurahan Sendangsari, Kecamatan Pengasih, Kulon Progo.

Luas dari WRC secara keseluruhan mencapai empat belas hektare. Buka setiap hari Senin sampai Sabtu pukul 08.00 – 15.00 WIB.

Harga Tiket Masuk Wildlife Rescue Center Jogja

Untuk bisa masuk ke dalam Wildlife Rescue Center ini, pengunjung cukup membayar sebesar Rp.10.000,00 per orang.

Biasanya akan ditambah dengan biaya parkir sebesar Rp.2.000,00 untuk satu motor dan Rp.5.000,00 untuk satu mobil.

Jika Anda akan datang bersama dengan rombongan, sebaiknya menghubungi pihak pengelola terlebih dahulu, yang kontaknya terdapat diweb resmi WRC.

Fasilitas dan Daya Tarik Wildlife Rescue Center Jogja

1. Terdapat kubah raksasa

Kubah atau dome raksasa ini digunakan sebagai tempat rehabilitasi bagi orang utan.

Di dalam dome juga sudah di tata sedemikian rupa, sehingga mirip dengan tempat tinggal asli orang utan.

Dome ini memiliki diameter kira-kira 125 meter dan ketinggian 25 meter, mampu menampung 200 orang utan.

Tak hanya kubah raksasa, ada juga kubah kecil yang digunakan untuk mengobservasi orang utan.

Baca juga : Kunjungi Museum Ullen Sentalu dengan Keluarga

2. Wisata edukatif

Wisata ini sangat cocok untuk anak-anak, karena bisa mengedukasi mereka tentang satwa.

Anak-anak nantinya akan mengetahui bahwa memelihara satwa liar itu tidak baik untuk perkembangan satwa itu sendiri.

Di sana, anak-anak juga akan mendapatkan pengetahuan untuk merawat binatang peliharaan.

3. Menawarkan produk jasa

Karena merupakan yayasan non pemerintah, maka WRC menawarkan produk jasa yang keuntungannya digunakan untuk program rehabilitasi satwa sepenuhnya.

WRC menawarkan ke masyarakat luas berupa penyewaan ruang meeting, penyewaan outbound, wisata pendidikan konservasi dan high rope games.

4. Terdapat ratusan satwa yang direhabilitasi

Terdapat banyak satwa yang ditangkarkan di WRC, paling banyak adalah orang utan, beruk, owa jawa dan monyet.

Kebanyakan satwa di sini merupakan satwa hasil sitaan atas kepemilikan ilegal dan perdagangan ilegal.

Satwa-satwa tersebut akan direhabilitasi sampai mereka siap dan mampu untuk bertahan hidup di alam liar sesungguhnya.

5. Dapat mengabadikan momen di WRC

Para pengunjung bisa mengabadikan momen saat berkunjung ke Wildlife Rescue Center Jogja, tetapi harus mengikuti aturan yang ada.

Aturannya adalah dilarang berfoto menggunakan flash kamera maupun handphone, karena dapat membuat satwa yang ada panik.

Hal tersebut dapat menyebabkan terganggunya mental dari satwa.

Kunjungi juga Wisata di Taman Hutan Raya Tahura Bunder Gunung Kidul

6. Terdapat fasilitas mushola, toilet, tempat istirahat dan tempat makan

Seperti tempat wisata lainnya, Wildlife Rescue Center juga menyediakan fasilitas mushola yang bisa digunakan oleh umat muslim untuk beribadah, dan juga toilet yang layak digunakan.

Apabila Anda kelelahan saat berkeliling melihat satwa yang ada, Anda bisa beristirahat di tempat yang sudah disediakan dan juga bisa membeli makanan di sana.

Merupakan wisata yang mengedukasi, tempat wisata ini sangat direkomendasikan kepada para orang tua yang ingin mengajak anak-anaknya berlibur.

Selain mengedukasi, tiket masuk wisata ini tidak terlalu mahal dan masih terjangkau.

Kita juga bisa mendukung program yayasan WRC agar satwa yang ada mendapatkan fasilitas yang terbaik.

Reply