Masjid Syuhada Yogyakarta yang Menumbuhkan Kembali Patriotisme

Advertisement
Masjid Syuhada Yogyakarta

https://qoobah.co.id

Apakah anda ingin bertemu dengan saksi perjuangan kemerdekaan Indonesia?

Mungkin yang paling mudah untuk dilakukan adalah dengan bertemu saksi bisu berupa bangunan peninggalan selama perjuangan.

Salah satu bangunan peninggalan tersebut adalah Masjid Syuhada Yogyakarta. Sebuah masjid yang menjadi tanda peristiwa perjuangan besar di Yogyakarta.

Sudah sejak tahun 2002, Masjid Syuhada secara resmi telah dipilih sebagai benda cagar budaya yang terus dilakukan upaya pelestarian agar diingat oleh anak cucu.

Kini, anda bisa kapan saja mengunjungi masjid tersebut karena sudah menjadi tempat wisata sehingga setiap orang bisa berkunjung untuk mempelajari sejarah maupun sekadar untuk berlibur.

Lokasi Masjid Syuhada Yogyakarta

Sebagai tempat wisata religi, masjid yang satu ini terletak di lokasi yang mudah di jangkau.

anda bisa temukan masjid ini di Jalan I Dewa Nyoman Oka no 13, Kotabaru, Gondokusuman, Yogyakarta.

Menurut sejarah, tanah dibangunnya masjid tersebut adalah pemberian dari Sri Sultan hamengkubuwono IX.

Lokasi yang tidak jauh dari pusat kota membuatnya mudah untuk di jangkau.

Masuk Masjid Syuhada Yogyakarta, Dikenakan Biaya?

Kebanyakan masjid tidak dipungut biaya ketika seseorang hendak memasukinya.

Begitu pula dengan Masjid Syuhada ini. Anda juga bisa mengunjungi masjid tersebut tanpa dikenakan biaya tiket masuk.

Jadi, anda tidak perlu khawatir dan cukup siapkan biaya parkir untuk mengamankan kendaraan Anda.

Kunjungi juga Pesona Masjid Kotagede yang Masih Kokoh Sejak Ratusan Tahun Lalu

Advertisement

Daya Tarik Wisata Sejarah dan Religi Masjid Syuhada

Tidak seperti masjid-masjid bersejarah lainnya, Masjid Syuhada memiliki makna yang mendalam bagi setiap warga negara indonesia.

Masjid ini merupakan hadiah atau pemberian dari Presiden Soekarno terhadap para pejuang saat itu. Berikut nilai-nilai penting Masjid Syuhada Yogyakarta.

1. Peristiwa dibalik pembangunan masjid

Peristiwa dibalik pembangunan masjid syuhada ini tergolong istimewa.

Seperti yang diketahui, masjid ini adalah pemberian Presiden Soekarno, dan peristiwa dibalik pembangunan masjid ini adalah pertempuran I Yogyakarta yang melahirkan para pejuang di sana.

Nama syuhada sendiri memiliki arti gugur di Jalan Allah, sebuah nama yang mulia dan pas untuk mengenang perjuangan para pejuang.

2. Dua makna pembangunan masjid

Terdapat dua makna utama dengan di dirikannya masjid Syuhada ini.

Pertama, jelas masjid ini adalah masjid yang dibutuhkan masyarakat muslim untuk menjalankan ibadah.

Para pejuang yang mati syahid saat berjuang melawan penjajah tentu meninggalkan keluarga muslim yang membutuhkan tempat untuk beribadah dan melanjutkan perjuangan dengan mengisi kemerdekaan.

Sedangkan alasan yang kedua adalah pembangunan masjid ini dimaksudkan untuk memiliki fungsi sebagai monumen yang bisa digunakan untuk mengingat kembali perjuangan para syuhada yang telah gugur mendahului kita.

Baca juga: Desa Wisata Budaya Tembi di Bantul, Yogyakarta

3. Simbol nasionalisme di dalam masjid

Masjid yang satu ini memang kental dengan aroma nasionalisme.

Salah satu aroma tersebut bisa anda temukan pada simbol yang terdapat di masjid tersebut.

Salah satu simbol nasionalisme bisa anda temukan pada anak tangga yang berjumlah 17, yaitu simbol tanggal kemerdekaan Indonesia.

4. Pembagian ruangan masjid

Ketika memasuki masjid, anda akan isughkan dengan struktur kokoh bangunan masjid yang terbagi menjadi lantai.

Tiga lantai tersebut memiliki fungsinya masing-masing. Untuk beribada, anda bisa langsung menuju lantai dua.

lantai paling atas di pasang kupel sedangkan lantai bawah bisa anda gunakan untuk membaca buku karena sebagai perpustakaan dan kantor.

Sebagai tempat wisata sekaligus monumen, anda bisa mengunjungi Masjid Syuhada kapan saja.

Masjid tersebut akan memberikan segala yang anda butuhkan mulai dari suasana damai, haru, sekaligus bisa memberikan wawasan baru sebagai salah satu tujuan wisata religi dan bersejarah.

Advertisement

Baca juga Desa Wisata di Cangkringan, Sleman, Yogyakarta !

Advertisement

Reply