Nikmati Kesejukan Masjid Pathok Negoro Sulthoni Plosokuning Yogyakarta

Advertisement
 Masjid Pathok Negara Sulthoni Plosokuning

https://genpijogja.com

Anda mau berlibur ke Yogyakarta? Sudah tahukah dimana tempat yang paling cocok untuk melepas penat di hari libur Anda?

Cobalah kunjungi Masjid Pathok Negara Sulthoni Plosokuning Yogyakarta.

Tempat tersebut adalah salah satu masjid yang paling terawat di antara lima Masjid Pathok Negara yang menjadi miliki Kraton Yogyakarta.

Masjid pathok negara sulthoni plosokuning memiliki banyak daya tarik yang membuat anda ingin berwisata religi di sana.

Sudah pasti masjid tersebut di dirikan sebagai bangunan sejarah.

Untuk anda ketahui, ternyata masjid ini dibangun sejak pemerintahan ayah dari Pangeran Diponegoro, salah satu pahlawan nasional yang terkenal dengan perjuangannya hingga saat ini.

Lokasi Masjid Pathok Negara Sulthoni Plosokuning Yogyakarta

Kalau anda sudah berada di Yogyakarta, memang anda sedang berada di tempat dimana terdapat bangunan-bangunan bersejarah salah satunya Masjid Pathok Negara sultoni plosokuning tersebut.

Masjid ini terletak di jalan Plosokuning Raya no.99, Minomartani, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta.

Dari Kraton Yogyakarta, Anda bisa menuju arah utara kurang lebih 9 km.

Tiket Masuk Wisata Sejarah Masjid Pathok

Mengunjungi masjid bersejarah adalah impian semua orang.

Sebagai tempat wisata sejarah, anda tidak perlu mengkhawatirkan tiket masuk menuju masjid ini karena siapa saja diperbolehkan untuk berkunjung.

Untuk area parkir, anda bisa memilih di bagian timur masjid karena area nya yang cukup luas.

Daya Tarik Wisata Sejarah Masjid Pathok Negarra Sulthoni

Masjid ini telah berdiri sejak tahun 1812-1814 pada masa pemerintahan Sultan Hamengkubuwono III.

Menarik untuk melihat apa saja yang bisa anda temukan ketika berkunjung ke salah satu tempat wisata religi di Yogyakarta ini.

Advertisement

Jangan lewatkan juga Masjid Kampus UGM yang Megah dan Ramah

1.  Mengenal sejarah masjid

Mengenal sejarah sebuah bangunan tua akan membuat anda menjadi lebih sadar akan kekuatan orang-orang di masa lampau.

Masjid pathok negara sulthoni pun tidak lepas dari sejarah tersebut.

Dibangun pada masa pemerintahan ayahanda Pangeran Diponegoro, nama masjid ini ternyata diambil dari nama pohon “Ploso” yang memiliki daun berwarna kuning.

Sayang, pohon ploso tersebut kini sudah tidak ada lagi. Yang tidak kalah menarik adalah karena merupakan masjid yang masih berkaitan dengan Kraton

Yogyakarta, sampai saat ini masjid tersebut masih diutus beberapa abdi dalem bergelar Raden yang bertugas untuk keperluan di dalam masjid seperti sebagai Mu’adzin, Khotib, Jajar Ulu-ulu, jajar jamaah, dan Jajar Merbot.

2. Keunikan arsitektur masjid

Sekilas, arsitektur Masjid Pathok Negara Sulthoni Plosokuning Yogyakarta ini mirip dengan arsitektur masjid agung Yogyakarta.

Hal tersebut akan semakin jelas ketika anda melihat peninggalan yang ada di dalamnya seperti pengimaman, beduk dan juga kenthongan.

Di sekitar masjid, anda bisa menemukan kolam keliling dan juga pohon sawo yang menjadi ciri khas Masjid Pathok Negara ini.

Baca juga Agrowisata Salak Pondoh yang Edukatif di Sleman, Yogyakarta!

3. Masjid ini telah mengalami renovasi

Anda mungkin sudah tidak menemukan bangunan keaslian bangunan masjid ini secara 100%.

Tetapi, anda masih bisa melihat keaslian struktur bangunan pada bagian atap yaitu berupa mahkota gada bersulur yang terbuat dari tanah liat.

Beberapa renovasi telah dilakukan seperti lantai semen yang diganti dengan tegel, bagian atas masjid sirap yang sekarang diganti menjadi menggunakan genteng.

4. Tradisi yang dilakukan di masjid

Salah satu hal menarik yang terdapat di masjid ini adalah tradisi yang masih dilakukan hingga saat ini.

Misalnya, anda harus bersuci melewati kolam di depan masjid sebelum masuk masjid, dan juga terdapat tongkat di dekat mimbar yangmasih digunakan ketika ibadah jumat hingga saat ini.

Mengunjungi masjid pathon negara tidak hanya memberikan anda ketenangan setelah wawasan baru.

Tetapi, anda juga bisa memiliki pengalaman baru dari beberapa tradisi yang sampai saat ini masih dilakukan tersebut.

Advertisement

Jangan lewatkan untuk mengunjungi Wisata Berkonsep Ecopark dan Edukatif di Kaliurang, Yogyakarta!

Advertisement

Reply