Wajib Kamu Coba, 7 Makanan Khas Bantul yang Tradisonal Ini

Kue Adrem khas Bantul

image via wikimedia.org

Apa yang Kamu pikirkan jika mendengar kata Bantul? Salah satu Kabupaten di Yogyakarta? Atau Parang Tritis dan gumuk pasir Parang Kusumo?

Membahas tentang kota Bantul memang tak ada habisnya, sebab kota ini memiliki beragam keindahan entah dari tatanan kotanya ataupun tempat wisatanya.

Perlu Kamu ketahui juga, bahwa selain menyajikan keindahan seperti Gumuk Pasir Parangkusumo, Parang Tritis, Hutan Pinus Mangunan, Curug Ulosari dan wisata lainnya.

Makanan Khas Bantul yang Menggoyang Lidah

Bantul juga punya kuliner khas lho! Bahkan makanan khas Bantul ini tak bisa Kamu temukan di daerah lain, karena memang diracik dengan bumbu khasnya.

Lalu apa saja rekomendasinya? Berikut ini yang wajib Kamu coba!

1. Geplak

Nampaknya setiap wilayah di Yogyakarta memiliki makanan khas berupa olahan dari Geplak.

Namun, untuk kota Bantul sendiri, geplak tidak terbuat dari tepung singkong, melainkan berbahan dasar tepung beras yang dicampur dengan parutan kelapa.

Dan yang menariknya lagi, geplak ini memiliki warna-warna menarik, sehingga lebih menggugah selerah.

Sedangkan untuk rasanya sangat manis, sebab ditambah juga dengan air gula. So, bagi Kamu yang suka rasa manis, wajib icip makanan khas Bantul yang satu ini.

Oh iya, untuk mendapatkannya, Kamu bisa menemukannya di sekitar kota Bantul, atau oleh-oleh yang ada di Yogyakarta.

2. Kue Adrem

Baru pertama kali mendengar kue adrem? Beda dari kue lainnya, cemilan khas Bantul ini memiliki warna cokelat kehitaman, namun rasanya bukan cokelat ya.

Mengapa demikian? Warna cokelat ini karena kue adrem dibuat dari gula jawa, kelapa parut dan tepung beras, nah karena gula jawa tersebutlah yang membuat warnanya menjadi cokelat.

3. Mie Des

Bantul punya mie yang sangat endess lho. Yaps, Mie des merupakan makanan khas Bantul, khususnya daerah Pudong.

Dimana dikatakan sebagai mie des sendiri, karena mie ini sangat pedas, yakni mie yang dicampur dengan ulegan cabai super banyak.

Selain itu, mie yang digunakan juga berbeda dari mie biasanya, sebab dibuat dari pati ketela, sehingga rasanya lebih kenyal.

Bahkan cara pembuatannya tidak digiling melainkan diiris, sehingga ukurannya lebih besar.

Untuk rasanya, tak perlu diragukan lagi, dengan rasanya super pedas, tentu akan membuat para penikmatnya, banjir keringat dan menggoyang lidah.

Jadi, bagi Kamu yang datang ke kota Bantul, jangan lupa untuk pacu adrenalin mencicipi mie yang sangat pedas ini ya.

Dan bagi Kalian yang tak suka pedas, bisa pilih level pedasnya sesuai selera kok.

4. Peyek Tumpuk

Familiar dengan makanan khas Bantul yang satu ini? Untuk cemilan yang satu ini, tentu sudah terkenal ya.

Namun perlu dipastikan bahwa peyek tumpuk berbeda dengan jenis peyek-peyek lainnya yang biasa Kamu temui.

Dimana peyek  ini sendiri memiliki bentuk yang tebal serta tekstur tebal, sebab dibuat dengan menumpuk. Sedangkan untuk rasanya, sangat gurih dan renyah.

Sebagai pengetahuan, mengapa peyek ini dikatakan tumpuk, sebab bukan hanya bentuknya saja yang tebal, melainkan pembuatannya telah ada sejak 1957, dan dibuat oleh mbok tumpuk. Sangat legendaris bukan?

Selain itu, untuk pembuatannya, peyek ini berbahan dasar seperti peyek lainnya yakni tepung beras yang ditambah kacang tanah, dan yang membedakan hanya ketebalannya saja.

So, bisa Kamu bawa pulang ke rumah sebagai oleh-oleh ya.

5. Sate Klatak

Ada yang beda lho dari sate klatak ini! Apa yang beda? Mengapa disebut Sebagai Sate klatak, sebab ketika sedang dibakar, sate akan berbunyi klathak-klathak.

Mengapa bisa? Sebab satenya tidak ditusuk menggunakan tusuk yang terbuat bambu, melainkan dari batang besi.

Selain demikian, alasan mengapa menggunakan jeruji besi, karena besi cepat menghantarkan panas, sehingga sate akan cepat matang.

Selain itu, untuk bumbunya sangat sederhana yakni cukup garam saja, namun penyajiannya lengkap dengan kol, timun, dan tomat.

Perlu diketahui, meski bumbunya sederhana, namun rasanya sangat lezat dan nikmat, so Kamu wajib coba.

6. Gudeg Manggar

Kota Yogyakarta identik dengan kuliner khasnya yakni gudeg. Namun, gudeg yang dimiliki Bantul memiliki ciri khas tersendiri lho.

Yaps, jika biasanya gudeg khas Yogyakarta menggunakan nangka, maka Bantul menggunakan Manggar sebagai bahan dasarnya.

Manggar sendiri merupakan bunga dari pohon kelapa yang masih muda.

Sedangkan untuk penyajiannya, biasakan akan disajikan dengan telur, irisan ayam dan krecek. Untuk rasanya sendiri, tak kalah lezat dengan gudeg nangka tentunya.

So, kalau Kamu datang ke Bantul pastikan icip gudeg khasnya ya. Sebagai info tambahan, awal mula munculnya gudeg manggar ialah di daerah mangir, pajangan, Bantul, Yogyakarta.

7. Mie Lethek

‘Lethek’, mungkin mendengarnya agak gimana ya, namun jika Kamu mencicipi suapan pertama pasti akan ketagihan.

Kata lethek sendiri jika dalam bahasa Indonesia artinya kusam, karena memang warnanya kusam, dan mungkin sebagian orang melihatnya tak menarik.

Namun percayalah, bahwa rasanya sangat gurih, enak nan lezat. Nah, mie ini sendiri, dibuat dari kombinasi antara tepung tapioka dengan gaplek atau tepung singkong.

Sehingga dari perpaduan inilah membuat warnanya menjadi kusam atau lethek. Sedangkan bumbunya menggunakan bumbu khas Bantul, sehingga lezatnya sangat khas.

Sedangkan untuk pengolahannya, mie ini dimasak secara direbus, atau juga bisa digoreng. Untuk melengkapi rasanya, biasanya ditambah dengan ulegan cabai agar pedas dan menggoyang lidah.

Sedangkan untuk penyajiannya, ditambah dengan telur rebus, suwir ayam, serta taburan seledri dan bawang goreng.

Jadi, bagi Kamu yang berkunjung ke Yogyakarta, terutama ke daerah Bantul, pastikan icip makanan khas Bantul tersebut ya, dijamin bakal menggoyang lidah!

Reply