Panggung Krapyak Situs Peninggala Kerajaan Mataram yang Sakral

Panggung Krapyak

http://www.cagarbudaya.id

Berapa bangunan tua yang Anda kenal di Yogyakarta? Lima, sepuluh atau dua puluh?

Menurut anda, itu mungkin sudah banyak, tetapi ternyata masih ada satu lagi yang perlu anda ketahui, yaitu panggung Krapyak situs peninggala Kerajaan Mataram.

Sebagai situs yang bersejarah, bangunan ini memiliki umur yang sudah tua dan layak untuk anda kunjungi sebagai tempat wisata.

Kerajaan mataram mengawali dibangunnya panggung ini. Dahulu, tempat tersebut merupakan tempat berkumpulnya raja-raja mataram.

Setelah perjalanan sejarah yang panjang, kini tempat tersebut tidak lagi digunakan untuk berkumpul raja-raja, tetapi sangat cocok untuk berkumpul anda dan teman-teman anda sebagai tempat wisata bersejarah.

Lokasi Panggung Krapyak

Kalau anda hendak mengunjungi tempat wisata yang satu ini, anda bisa langsung menuju ke jalan KH. Ali Maksum, Panggungharjo, Sewon, Kota Yogyakarta.

Lokasi tersebut kurang lebih terletak di jarak kurang lebih 3 km dari alun-alun selatan Yogyakarta.

Salah satu cara yang menyenangkan untuk menuju lokasi adalah dengan bersepeda dari alun-alun selatan tersebut.

Tiket Masuk Panggung Krapyak

Selain lokasi tempat wisata yang dekat dengan pusat kota, anda juga tidak dikenakan biaya tiket masuk alias gratis.

Anda cukup menitipkan kendaraan anda ke tempat parkir agar aman dan cukup membayar biaya parkir.

Setelah anda masuk lokasi, anda bisa dapatkan semua daya tarik tempat wisata yang satu ini.

Baca juga yuk Pesona Unik Desa Wisata Pulesari Yang Masih Asri

Fasilitas dan Daya Tarik Panggung Krapyak

Jika harus dibandingkan dengan zaman dahulu, saat ini zaman telah berubah.

Tetapi, panggung Krapyak masih berdiri kokoh seolah tidak mau ditelan zaman.

Sebagai salah satu tempat wisata bersejarah yang unggul, berikut adalah beberapa pesona dari panggung Krapyak tersebut.

1. Berumur lebih dari 2 abad

Ketika membahas tentang tempat wisata bersejarah, maka mengetahui umur bangunan adalah hal yang menarik.

Dan panggung Krapyak ini ternyata sudah berumur sekitar 2,5 abad.

Menurut sejarah, tempat tersebut menjadi tempat yang digunakan untuk berkumpul para raja mataram untuk berburu kijang.

2. Arsitektur bangunan kuno

Bagaimanapun juga, panggung Krapyak situs peninggalan Kerajaan Mataram adalah bangunan bersejarah.

Oleh sebab itu, bangunan tersebut tentu saja memiliki arsitektur bangunan kuno. Bangunan tersebut memiliki dinding yang tebal dengan arsitektur tumpukan bata merah.

Ketika memasuki bangunan, anda akan di suguhkan dengan dua lantai.

Lantai satu adalah lantai yang memiliki empat ruangan dengan lorong sebagai penghubungnya.

Sedangkan lantai dua adalah bagian dari bangunan yang dahulunya digunakan sebagai tempat untuk mengintai binatang buruan.

Baca juga Kunjungi Museum Ullen Sentalu dengan Keluarga

3. Bagian dari Garis Imaginer

Salah satu fenomena yang terkenal mistis di Yogyakarta adalah Garis Imaginer.

Garis Imaginer merupakan istilah yang dipakai dimana garis tersebut menghubungkan tempat-tempat sakral di Yogyakarta, yaitu laut Selatan, Alun-alun, Kraton Yogyakarta, dan Gunung Merapi.

Ternyata Panggung Krapyak juga berada lurus di Garis Imaginer tersebut dengan suasana sakral.

4. Bagian dari World Heritage

Tahun 2006 adalah tahun ketika terjadi gempa di Yogyakarta.

Akibatnya, Panggung Krapyak mengalami beberapa kerusakan yang membuatnya harus di pugar.

Langkah tersebut tentu adalah langkah yang tepat karena Panggung Krapyak merupakan bagian dari World Heritage yang harus dilestarikan sebagai bukti sejarah.

Keramahan masyarakat Yogyakarta tidak bisa lepas dari sejarah panjang perjuangan nenek moyang mereka sejak zaman kerajaan hingga kemerdekaan Indonesia.

Panggung Krapyak hadir sebagai tempat wisata yang layak untuk dikunjungi sekaligus menjadi saksi sejarah panjang nenek moyang masyarakat Yogyakarta dalam mempertahankan wilayah Yogyakarta khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Wajib juga kunjungi Pesona Festival Kesenian Yogyakarta yang Tiada Henti

Reply