Kumpulan Kata Kata Hujan Berbaur dengan Alam dan Keindahan

Kata kata Hujan

image via https://idntimes.com/

Kata Kata Hujan – Momen hujan seringkali disikapi dengan galau terutama oleh anak muda. Entah kenapa mereka yang sedang gandrung dengan cinta atau bahkan menderita seolah memiliki sensitivitas yang lebih tinggi saat hujan datang.

Ya, kata kata tentang hujan terucap begitu deras seiring air yang turun membasah reranting dan tanah.

Memang, hujan yang turun begitu deras kerap kali menjadi ancaman tersendiri, seperti banjir ataupun longsor. Namun, pada dasarnya, hujan adalah rahmat dari Tuhan Yang Maha Esa.

Oleh karenanya, kita wajib bersyukur atas limpahan air yang bisa menumbuhkan tunas-tunas kehidupan yang baru di bumi.

Nah, pada kesempatan ini, kita akan memberikan beberapa kata kata tentang hujan, khususnya yang romantis dan mengingatkan Kamu akan sepi yang mendera. Penasaran? Simak saja ulasan-ulasan di bawah ini!

Kata Kata Tentang Hujan

Ada cukup banyak kata kata tentang hujan yang tercipta dan menggugah emosi. Biasanya, mereka yang sedang terpapar virus cinta akan lebih produktif menulis tentang perasaannya saat hujan.

Berikut beberapa contoh yang mungkin bisa Kamu kutip untuk membuat status media sosial yang baru.

#1. Merasakan Hujan

“Saat hujan turun, beberapa bisa merasakannya. Yang lainnya hanya menjadi basah”

Ini adalah salah satu kutipan legendaris yang juga ditulis oleh seorang tokoh yang terkenal. Dari kalimat tersebut sebenarnya tergambar perasaan yang begitu dalam.

Hujan bukanlah sesuatu yang biasa. Beberapa orang yang bisa merasakannya akan mendapatkan ketenangan.

Namun, lebih banyak orang yang tidak mampu merasakannya dan hanya menjadi basah, yang diartikan pasrah seperti tumbuhan. Nah, apakah Kamu bisa merasakan hujan?

#2. Keindahan Setelah Hujan

“Hujan adalah awal. Karena setelah kepergiannya, pelangi akan muncul menghiasi suwung langit”

Salah satu kata kata tentang hujan ini menggambarkan bahwa hujan seringkali berakhir dengan pelangi.

Artinya adalah jika hujan diartikan sebagai sebuah kesedihan, maka itu hanya merupakan awal dari kebahagiaan yang akan didapatkan, di mana dilambangkan dengan pelangi.

#3. Bersyukur Saat Hujan

“Hujan adalah permulaan dari tumbuhnya tunas-tunas hidup baru di latar bumi. Ia akan menghidupkan pepohonan dan membuat tanah tandus berubah hijau”

Sebagaimana disinggung tadi bahwa hujan sebenarnya adalah bentuk nikmat dari Tuhan. Oleh karena itu, saat hujan turun, kita wajib untuk bersyukur dan merasakan bahagia.

Bahkan, dalam ajaran Islam, waktu hujan adalah salah satu waktu terbaik untuk bermunajat kepada Sang Pencipta.

Nah, dengan begini, Kamu tentu jangan menghujat hujan lagi. Menghujat hujan yang membasahi cucian, sama saja dengan tidak bersyukur atas nikmat yang diberikan.

#4. Menumbuhkan Kenangan

“Selain pepohonan, kenangan juga seringkali juga tumbuh bersama hujan yang turun”

Hawa yang sejuk saat hujan turun memang membuat emosi kadang berubah dan membuat seseorang menjadi lebih sensitif.

Memang, hal ini tidak mutlak dan biasanya hanya terjadi pada seseorang yang sedang mengalami sakit hati karena ditinggal kekasih atau belum bisa move on dari mantan.

Nah, kondisi hati yang tak sehat tersebut seringkali menjadi lebih tersiksa saat hujan tiba. Hujan seolah membawa air-air pengingat masa lalu.

Dan akhirnya, kenangan yang seharusnya dilupakan pun mau tak mau hadir lagi. Pernahkah Kamu mengalaminya?

#5. Hujan dan Kerinduan

“Hujan turun setiap hari. Seperti rindu yang seringkali datang dan pergi tanpa permisi”

Bagi mereka yang sedang dirundung cinta, hujan adalah waktu yang seringkali membuat mereka jatuh dalam rindu.

Hawa dingin yang tercipta saat hujan tiba dan suara rintik air hujan yang lembut membuat rindu tiba-tiba saja menyeruak.

Tentu, kondisi ini akan membuat seseorang yang jatuh cinta tadi ingat masa-masa saat bersama kekasihnya. Jika ia ingat, maka rindu akan semakin mekar.

Seringkali, apa yang dilakukan adalah membuat puisi romantis dan mengirimkannya pada sang kekasih.

#6. Kebahagiaan Setelah Hujan

“Kebahagiaan datang seringkali setelah cobaan reda. Itu sebabnya pelangi datang setelah hujan menghilang”

Kata kata tentang hujan ini bisa menjadi bahan perenungan jika Kamu sedang dalam kondisi yang kurang bergairah atau patah semangat.

Masalah yang bertubi-tubi datang memang sangat mengganggu dan menempatkan kita pada posisi yang sangat tidak menguntungkan.

Namun, Kamu harus memiliki keyakinan bahwa kebahagiaan seringkali datang saat cobaan hilang. Dalam hal ini, dijelaskan pula dalam firman Allah yang menjelaskan bahwa setelah kesulitan, ada kemudahan.

#7. Sebuah Pertemuan

“Hujan pernah memaksamu tinggal. Dan aku bisa menikmati senyummu sepanjang waktu”

Ini adalah salah satu kata kata tentang hujan yang cukup romantis dan menggambarkan perasaan bahagia dari seseorang.

Dalam kalimat tersebut tergambar bahwa ia bersyukur saat hujan tiba sebab hujan menahan seseorang yang ia cintai untuk beranjak. Mereka akhirnya duduk berdua, memandang hujan bersama dan terlibat dalam cinta.

#8. Kesedihan Dalam Hujan

“Hujan ini adalah wakil air mata sebab kesedihan yang ku rasa tak terlukiskan lagi”

Selain rindu, hujan juga sering membuat seseorang terperangkap dalam kesedihan, terutama kesedihan masa lalu. Kegagalan yang terjadi seolah teringat kembali saat air surga tersebut turun.

#9. Kerinduan Mekar dalam Hujan

“Dalam hujan, tak cuma ada genangan, tetapi juga kenangan”

Hujan memang sangat identik dengan rindu. Mereka yang terpisah jauh dari kekasih hanya bisa menatap hujan untuk mengingat momen indah yang telah dilalui.

Itulah mengapa dalam hujan tidak hanya ada genangan, namun juga ada kenangan.

#10. Lagu Saat Hujan

“Aku selalu bahagia saat hujan turun karena aku dapat mengingat mu untuk ku sendiri”

Momen hujan juga menjadi salah satu momen indah nostalgia dengan lagu lama, salah satunya adalah lagu berjudul Hujan dari Utopia. Dengan memutar lagu lama, momen hujan menjadi lebih indah untuk dinikmati.

**

Nah, beberapa kata kata tentang hujan di atas bisa melukiskan perasaan apa yang Kamu rasakan. Jadi, apa arti hujan menurut mu?

Reply