Jadilah Bagian Keramaian Wisata di Jalan Malioboro Jogja

Jalan Malioboro Jogja

https://kompasiana.com/

Jalan Malioboro Jogja menjadi nama jalan yang sangat ramai dan tidak berhenti beraktivitas meski hanya sebentar.

Jalan ini berperan sebagai penggerak utama Yogyakarta sejak zaman kerajaan Ngayogyakarta Hadiningrat.

Malioboro adalah bahasa sansakerta yang berarti karangan bunga, kemudian dikaitkan pula dengan kolonial yang menetap di Malioboro bernama Marlborough.

Jalan Malioboro telah memiliki kehidupan dan keramaian sejak dahulu kala.

Tanpa kita sadari, jalan ini dibangun tepat pada garis yang mempertemukan gunung Merapi, Kraton Yogyakarta dan Pantai Selatan sehingga membentuk pola yang unik.

Selain keramaian kota, Jalan Malioboro juga dihiasi oleh salah satu hotel tertua dan terbesar di Jogja sejak penjajahan kolonial Belanda.

Lokasi Jalan Malioboro Jogja

Jalan Malioboro berada di pusat kota Yogyakarta sehingga bisa dijangkau oleh beragam jenis transportasi.

Terutama terjangkau melalui stasiun kereta api Tugu Yogyakarta yang berada di bagian selatan, kemudian tepat di bagian utara dari Kraton Yogyakarta.

Lokasi yang tepat supaya langsung menuju jalan ramai ini adalah di Jl. Malioboro Gedong Tengen Kota Yogyakarta, DIY.

Kunjungi juga Green Village Gedangsari, Tempat Terbaik Berburu Sunset

Harga Tiket Masuk Jalan Malioboro Jogja

Sebenarnya kita tidak perlu membayar tiket ketika berkunjung ke jalan Malioboro Jogja alias gratis.

Akan tetapi hanya perlu membayar biaya parkir kendaraan pribadi, parkir mobil sebesar Rp. 5.000 dan parkir motor Rp. 2.000.

Jalan ini juga memiliki kawasan parkir khusus yang berada di Abu Bakar Sentra Parking.

Fasilitas Menarik di Jalan Malioboro Jogja

Kawasan Malioboro menjadi pusat keramaian yang diisi oleh para pedagang, wisatawan dan fasilitas yang cukup lengkap.

Beragam daya tarik ditawarkan sehingga destinasi wisata ini menjadi tujuan dari setiap pengunjung yang datang.

Berikut beberapa fasilitas yang bisa kita dapatkan ketika berada di Jalan Malioboro berikut ini:

1. Banyak lokasi swafoto

Suasana kota Yogyakarta seperti disatukan dengan serasi di jalan Malioboro.

Pemerintah DIY menata sudut-sudut jalan dengan apik, mulai dari lampu penerangan klasik, bangku-bangku jalan dan dekorasi tambahan lainnya.

Dengan demikian kita bisa mengabadikan setiap momen titik demi titik perjalanan. Tentu saja pengalaman wisata kita akan jadi lebih berkesan, bukan?

Jangan lewatkan Berburu Jajanan Pasar Kotagede yang Legendaris

2. Nikmati jalan kaki santai di pedestrian area

Jalan Malioboro dilengkapi dengan fasilitas khusus pejalan kaki yang nyaman, kita bisa menikmati setiap sudut kota dengan santai sambil melihat keadaan sekitar.

Dengan demikian kita akan terjaga dari hilir mudik kendaraan.

Sembari berjalan kaki kita juga bisa mampir ke toko atau pedagang yang menjual beragam kebutuhan mulai dari suvenir dan kuliner oleh-oleh khas Malioboro.

3. Jangan khawatir tersesat di malioboro

Mungkin saja kita akan kebingungan untuk mencari tempat penjual oleh-oleh atau jalan menuju pulang.

Akan tetapi hal itu tidak akan terjadi sebab di sepanjang jalan Malioboro terdapat para pemandu yang siap membantu kita untuk menemukan tempat tujuan.

Kita juga bisa menggunakan becak atau sepeda jika jarak yang ditempuh dirasa terlalu jauh dengan berjalan kaki.

Kita tidak perlu khawatir untuk mencari tempat sampah atau toilet, sebab mudah ditemukan di sepanjang jalan Malioboro.

Semua transaksi yang terjadi di jalan ini akan terus berlangsung hampir 24 jam, sehingga kita tidak perlu khawatir akan tertinggal menjadi bagian keramaian Malioboro.

Pada era modern, jalan Malioboro Jogja telah mengubah diri menjadi pusat perhatian wisatawan dari berbagai wilayah, baik lokal maupun turis.

Keramaian Malioboro tetap terjaga dari dulu hingga sekarang. Pastikan besok adalah jadwal kunjunganmu ke tempat ramai ini, ya!

Selamat liburan di kota Jogja!

Baca juga Wisata Malam Alun-Alun Selatan Jogja

Reply