Goa Jomblang Gunung Kidul Sebagai Wisata Adrenalin

Goa Jomblang Gunung Kidul

https://www.alodiatour.com

Goa Jomblang Gunung Kidul sejak dulu memang sudah dikenal di kalangan traveler baik dalam maupun luar daerah.

Selain menawarkan keindahannya, goa ini cocok buat kamu yang ingin memacu adrenalin.

Sejarah mengatakan bahwa pada ribuan tahun lalu, tanah serta berbagai macam tumbuhan yang ada di atas goa ambles ke dasar bumi.

Runtuhan ini kemudian membentuk sumuran, atau masyarakat sekitar menyebutnya luweng atau jomblang.

Sehingga dinamakanlah Goa Jomblang. Untuk menikmati Goa, wisatawan harus menuruni mulut goa sedalam 15 meter sampai 80 meter.

Bagi yang memiliki keahlian caving pastinya sangat mudah. Namun bagi pemula, tak perlu khawatir.

Pemandu wisata akan memberi arahan terlebih dahulu.

Lokasi Gua Jomblang

Untuk dapat menikmati Goa Jomblang, wisatawan harus menuju ke Jetis Wetan, Pacarejo, Semanu.

Goa berjarak sekitar 10 km dari Wonosari, ibu kota Kabupaten Gunungkidul, atau 50 km dari pusat kota Yogyakarta.

Waktu tempuh dari Kota Yogyakarta kurang lebih 1,5 jam perjalanan. Untuk rute, bisa mengambil Jl. Wonosari – Piyungan – Patuk – kemudian ke Wonosari dan dilanjutkan ke Desa Pacareja.

Baca juga Keindahan Kawasan Ekokarts Cave Tubing Kalisuci Gunung Kidul

Harga Tiket Masuk Goa Jomblang

Karena harus menyewa pemandu dan peralatan yang lumayan banyak, akan dikenakan tarif Rp. 450.000 sampai Rp.1.000.000 per orang untuk sekali masuk.

Jika membawa peralatan caving sendiri mungkin biaya akan jauh lebih murah. Sedangkan untuk parkir dikenakan biaya Rp. 3000 per motor.

Goa jomblang buka mulai jam 08.00 sampai 14.00 WIB.

Fasilitas dan Daya Tarik Goa Jomblang

1. Pemandangan di dalam goa yang menakjubkan

Ketika memasuki goa, pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan sangat cantik berupa tumbuh-tumbuhan dan ornamen lainnya. Diantaranya tumbuhan paku, ornamen batu kristal, stalaktit, serta stalagmit.

Bahkan lebih dari itu, cahaya yang masuk melalui celah maupun mulut goa membentuk mahakarya yang menakjubkan.

Tak heran jika banyak wisatawan mengatakan bahwa cahaya ini adalah cahaya surga.

2. Terdapat aliran sungai

Di dalam goa, wisatawan dapat menemukan aliran sungai.

Aliran yang menghubungkan dasar goa Grubug dengan beberapa goa lainnya di wilayah pegunungan karst ini berasal dari Kalisuci yang terletak di utara stalagmit besar di dasar goa Grubug.

Jangan lewatkan ya Sensasi Sandboarding Gumuk Pasir Parangkusumo Jogja

3. Tersedia fasilitas umum

Kamar mandi umum, tempat parkir, serta tempat ibadah telah disiapkan untuk para wisatawan.

Ada juga tempat penitipan barang serta persinggahan yang disediakan oleh Kepala dusun setempat dengan biaya sukarela.

4. Goa Jomblang bukan benar-benar sebuah goa

Goa yang sebenarnya yang dilihat wisatawan terdiri dari tiga bagian.

Yang pertama adalah lubang pembuangan besar yang dibentuk oleh atap goa ketika runtuh.

Bagian kedua adalah terowongan yang panjang dan bagian terakhir adalah goa pusat atau lebih dikenal dengan Goa Grubog.

5. Mempunyai cerita sejarah

Diperkirakan ratusan anggota PKI meninggal disini. Mereka dibunuh secara masal pada era tahun 1970-1980 an.

Mereka dijejerkan berkelompok di bibir goa dalam keadaan tangan yang terikat satu sama lain.

Mereka akan jatuh satu persatu ke dalam goa apabila salah satu dari mereka ditembak sampai jatuh ke goa.

Jalur yang harus dilewati untuk sampai ke dasar goa akan terasa sangat melelahkan, apalagi bagi yang belum terbiasa.

Ditambah lagi cerita seram mengenai Goa Jomblang Gunung Kidul mungkin akan membuat para penjelajah merasa gentar sebelum masuk.

Namun begitu tiba di dalam, segala rasa lelah dan gentar sebelum masuk tadi akan terbayarkan dengan keindahan Goa Jomblang ini.

Kunjungi juga Hilangkan Stres dengan Mengunjungi Wisata Goa Pindul

Reply