Bukit Panguk Kediwung Bantul Sebagai Negeri di Atas Awan

Advertisement
Bukit Panguk Bantul

https://www.nativeindonesia.com/

Bukit Panguk Bantul mulai diresmikan oleh warga sekitar pada pertengahan 2016.

Untuk selanjutnya, bukit dikelola mandiri oleh masyarakat melalui Koperasi Notowono Mangunan yang bekerja sama dengan Dinas Kehutanan dan Pertanian Bantul.

Bukit Panguk merupakan salah satu destinasi yang diunggulkan oleh pemerintah setempat, yang sampai sekarang masih dalam tahap pengembangan.

Tak afdol rasanya jika ke Bantul tanpa mampir ke bukit ini.

Memiliki topografi perbukitan disertai aliran Sungai Oya yang membelah tebing menambah keelokan di pagi hari yang begitu nyaman.

Hamparan pegunungan nan hijau disertai kabut di pagi hari menjadikan Bukit Panguk sebagai salah satu tempat instagrammable.

Sehingga sangat direkomendasikan bagi kaum milenial dan pecinta fotografi.

Lokasi Bukit Panguk

Bingung mencari lokasi untuk menghibur diri dan berlibur di kawasan sejuk? Datang saja ke Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Di sana akan anda temukan Bukit Panguk.

Untuk menuju lokasi, berawal dari Kota Jogja ambil arah Imogiri dilanjutkan ke Dlingo (kebun buah Mangunan), sesampainya di sana nanti akan ada papan penunjuk arah.

Harga Tiket Masuk Bukit Panguk

Saat berwisata ke Bukit Panguk Bantul cukup siapkan Rp. 3000 per orang untuk sekali masuk.

Jika menghendaki selfi, anda dikenakan biaya Rp. 3.000 untuk setiap spot yang berbayar.

Apabila membawa motor cukup membayar biaya parkir sebesar Rp. 2.000 dan jika membawa mobil dikenakan biaya Rp. 5.000.

Bukit Panguk buka setiap hari 24 jam.

Baca juga Rekomendasi Wisata Negeri di Atas Awan Jogja Sangat Mempesona

Fasilitas dan Daya Tarik Bukit Panguk

Bukit Panguk Kediwung Bantul

https://jogja.tribunnews.com/

1. Tempat menyambut sunrise

Lokasi yang menghadap ke timur menjadikan Bukit Panguk Kediwung sebagai tempat yang sangat pas untuk menikmati keindahan sunrise.

Advertisement

Jam 05.00 adalah waktu emas untuk menikmati sunrise di sini, sedangkan musim penghujan atau sehari setelah hujan turun merupakan waktu terbaik untuk berkunjung.

2. Spot foto yang unik

Bermacam-macam spot foto disediakan di sini. Sebagian dari mereka gratis dan sebagian lagi berbayar.

Uniknya, semua spot foto dibuat sengaja menghadap ke tebing yang berhadapan dengan hutan lebat serta di bawahnya mengalir Sungai Oya.

Beberapa spot foto meliputi gardu pandang berbentuk love, berbentuk bunga, istana langit, kapal, jembatan kayu, dan masih banyak lagi.

3. Tersedia warung makan

Puas menikmati sunrise kini tiba waktunya sarapan pagi.

Tinggal memesan ke salah satu warung saja dan kuliner khas masyarakat Dlingo siap disantap.

Anda yang lupa membawa perbekalan juga tak perlu takut kelaparan berkat adanya warung makan.

Jangan lewatkan Pesona Desa Wisata Nglinggo Kulon Progo

4. Mempunyai Gazebo

Bagi pengunjung yang ingin sekedar menghibur diri dan bersantai, duduk di gazebo sembari menikmati semilir angin dan melihat lalu lalang pengunjung lain bisa menjadi pilihan.

5. Disediakan mushola dan toilet

Asyiknya berwisata jangan sampai membuat anda lalai akan kewajiban beribadah.

Kalian yang merupakan seorang muslim, sudah disediakan mushola di lokasi ini. Dan untuk berwudhu maupun buang air, juga disediakan toilet umum.

6. Terdapat Goa Soo

Tak banyak yang mengetahui keberadaan goa ini.

Pasalnya, mereka selalu fokus menikmati spot foto, menyambut sunrise serta panorama alam yang membentang di hadapannya.

Sesekali waktu cobalah berjalan ke arah selatan bukit dan temukan sebuah goa unik yang terbentuk secara alami.

Tidak setiap hari kabut muncul, bagi yang menghendaki menikmati kabut disarankan untuk ke lokasi saat musim hujan tiba.

Sebab, kabut di musim kemarau kabut akan cenderung berkurang bahkan hilang.

Perjalanan tak akan berakhir jika terlanjur mengagendakan ke Bukit Panguk saat kemarau.

Anda tetap dapat menjelajah bukit dan menikmati fasilitas yang telah disediakan.

Advertisement

Kunjungi juga Wisata Komplit di Bukit dan Pantai Sarangan Gunung Kidul

Advertisement

Reply